Recent Movies
Tampilkan postingan dengan label film comedy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label film comedy. Tampilkan semua postingan

Kick-Ass 2: Keputusan Sulit sang Superhero


Sejak Dave Lizewski (Aaron Taylor-Johnson) eksis sebagai Kick-Ass, banyak orang yang mulai meniru tindakan positifnya dengan ikut menjadi 'superhero' bertopeng demi menegakkan keadilan. Namun pada kenyataannya Dave malah bermalas-malasan karena merasa sudah banyak yang aktif melanjutkan tugasnya. Adalah Mindy Macready (Chloƫ Grace Moretz) alias Hit Girl yang membantu semangat Dave sekaligus melatihnya agar lebih kuat lagi. Namun pada saat Dave mulai aktif dan bersemangat berpatroli sebagai Kick-Ass, Mindy justru mundur menjadi Hit Girl. Kegalauan pun mulai melanda Dave, meskipun pada akhirnya ia menemukan sahabat superhero baru seperti Dr. Gravity (Donald Faison), Insect Man (Robert Emms), Night Bitch (Lindy Booth) dan Colonel Stars (Jim Carrey). Mereka membentuk kelompok Justice Forever untuk saling bahu-membahu memberantas kejahatan.

Masalah mulai muncul ketika seseorang bernama Chris D'Amico (Christopher Mintz-Plasse) terobsesi untuk membunuh Kick-Ass. Ia pun mengganti namanya dan ikut mengunakan kostum 'khas' penjahat kelas dunia bernama The Motherfucker. Dengan kekuatan 'super' yang dimiliki The Motherfucker, ia pun dengan mudah merekrut penjahat-penjahat lain yang ingin memusnahkan kelompok superhero seperti Kick-Ass dan Justice Forever. Sukses dengan film sebelumnya di tahun 2010, kini film Kick-Ass kembali hadir dengan kemasan yang lebih seru, lebih lucu dan lebih menarik. Masih mengangkat tema superhero yang sebenarnya tidak memiliki kekuatan spesial, Kick-Ass 2 tetap mampu menyajikan hiburan yang 'mengikat' pandangan Anda ke layar bioskop lewat kisah dan adegan-adegan yang mumpuni. Kick-Ass 2 menawarkan kisah yang lebih luas dari sebelumnya karena melibatkan banyak 'superhero' dan penjahat didalamnya. Selain itu, cerita yang ditawarkan juga lebih emosional dan mendalam tentang kegalauan 'superhero' yang dihadapkan dengan 2 pilihan penting dalam hidupnya. Sesuai dengan judulnya, film ini benar-benar menyajikan unsur action yang sangat dahsyat dan sesekali akan membuat Anda ikut merasakan ngilu dengan adegan laga yang ditampilkan. Tentunya hal itu juga dibalut dengan tambahan komedi yang pas pada tempatnya, sehingga Anda akan sering tertawa saat menonton Kick-Ass 2 dari awal sampai akhir film.

Secara keseluruhan, Kick-Ass 2 merupakan sebuah film dengan paket tontonan yang lengkap karena didalamnya terkandung unsur drama, action dan komedi yang tidak saling tumpang tindih. Disinilah kualitas sang sutradara Jeff Wadlow, patut diacungi jempol karena mampu menaruh bagian-bagian yang sesuai dengan kebutuhan film. Hal serupa juga ditunjukkan para aktor yang terlibat di Kick-Ass 2, Anda akan dibuat jatuh hati dengan karakter yang mereka lakoni baik itu dari sosok superhero maupun penjahatnya. Bagi Anda yang ingin menonton Kick-Ass 2 tapi belum menonton film sebelumnya, Anda tidak perlu khawatir karena layar lebar tersebut masih bisa dinikmati karena banyak penjelasan yang terkandung didalamnya. Apakah yang menjadi kegalauan sang superhero? Mampukah ia memilih keputusan yang tepat dan melawan kelompok The Motherfucker? Temukan jawabannya dengan menonton Kick-Ass 2 yang mulai tayang di Cinema 21 mulai 11 September 2013.

The Heat: Kolaborasi Unik Agen FBI dan Polisi Lokal


Perjalanan seru dan tak terlupakan bermula ketika seorang Agen Khusus FBI di New York, Sarah Ashburn (Sandra Bullock), dikirim oleh bosnya untuk memecahkan sebuah kasus di Boston, Massachusetts. Mengingat kemampuannya dalam menganalisa dan setumpuk prestasi yang telah didapatnya, Ashburn pun menjadikan hal tersebut sebagai batu loncatan agar ia dapat duduk di kursi jabatan yang lebih tinggi. Adalah Simon Larkin, yang menjadi target utama Ashburn di Boston. Bukan dengan mudah Ashburn memecahkan kasus tersebut, ditambah lagi setelah pertemuan yang kurang menyenangkan dengan seorang Polisi Lokal, Mullins (Melissa McCarthy). Jauh berbeda dengan Ashburn yang berbasis 'text book', Mullins sangatlah berapi-api dan punya caranya sendiri dalam menghadapi kasus. Meski diawal mereka berdua sempat bersitegang, hal itu tidak berlangsung lama karena keduanya diharuskan bekerja sama untuk membekuk Larkins. Dalam penyelidikannya tersebut, terkuaklah sesuatu yang memilukan yang menimpa Mullins. Lantas mampukah keduanya bersama-sama menaklukkan target mereka? Jika Anda menginginkan suasana tegang dengan kemasan humor, The Heat lah jawabannya.

Tak diragukan lagi, keterlibatan Sandra Bullock dan Melissa McCarthy di dalamnya menjadi salah satu pemicu menghiburnya film The Heat ini. Disisi lain, sang sutradara Paul Feig, mengemas intisari cerita dengan sangat ringan dan sedikit kejutan diakhirnya. Sentuhan-sentuhan humor pun tampak begitu nyata dan mampu mengocok perut Anda. Bahkan karena kelucuannya, Anda seakan tak mampu untuk berhenti tertawa melihat ulah dari dua orang rekan kerja tersebut.

Dibawah produksi Twentieth Century Fox, The Heat dengan durasi 117 menit ini juga menawarkan kombinasi unik antara dua kepribadian manusia yang berbeda, dan cara mereka untuk mengatasi perbedaan tersebut. Sang penulis, Katie Dippold, juga dengan luar biasa memadu padankan sebuah kisah segar yang sangat menghibur. Aksi kolaborasi dari Agen Khusus FBI dan Polisi Lokal Boston dalam The Heat ini akan siap menghibur Anda mulai 10 Juli 2013 di Cinema 21.

The Hangover Part III: Wolfpack vs Leslie Chow


Kegilaan anggota Wolpack, Alan Garner (Zach Galifianakis), Phil Wenneck (Bradley Cooper), Doug Billings (Justin Bartha), dan Stuart 'Stu' Price (Ed Helms) akhirnya berlanjut dalam The Hangover Part III, kali ini kisah akan menyorot dalam ke kehidupan Alan. The Hangover Part III dibuka dengan lolosnya Leslie Chow (Ken Jeong) dari penjara berkeamanan tinggi. Sementara ditempat lain, Alan baru saja membuat ulah yang menyebabkan sang ayah, Sid Garner (Jeffrey Tambor) tewas karena serangan jantung. Ditengah kedukaan Alan, anggota Wolfpack yang lain berinisiatif untuk membawa Alan ke Arizona untuk melanjutkan pengobatannya. Namun di tengah perjalanan para Wolfpack malah menemui masalah dalam bentuk seorang Marshall (John Goodman). Cerita semakin seru saat Marshall yang menyandera Doug dan menyuruh Alan, Stu dan Phil untuk menangkap Chow karena telah mengambil emas milik Marshall. Bagi Anda yang sudah mengikuti dua film sebelumnya, pasti sudah tahu koneksitas antara Chow dan Wolfpack. Tidak sulit bagi Wolfpack untuk menemukan Chow. Namun masalah menjadi rumit, bukannya mengambil emas milik Marshall, Wolfpack malah kena muslihat Chow untuk mencuri emas yang tersisa dari rumah Marshall. Setelah pada The Hangover (2009), Anda menyaksikan pernikahan Doug, disusul pernikahan Stu pada The Hangover Part II (2011), kini The Hangover Part III menampilkan perkawinan dari Alan. Namun sebelum itu, para sahabat ini harus dihadapkan dengan situasi genting lebih dulu demi menyelamatkan sahabatnya. Masih dari sutradara yang sama, Todd Phillips, The Hangover Part III menampilkan kelucuan-kelucuan yang kerap terjadi dikumpulan sahabat ini. Adegan mabuk-mabukan seperti yang biasa ditampilkan kini dikisahkan diakhir pemutaran setelah credit title, seakan menuju pada kisah selanjutnya.

 Dengan durasi pemutaran selama 100 menit, film yang ceritanya ditulis oleh Craig Mazin, Scot Armstrong dan Todd Phillips, dipastikan The Hangover Part III akan menghibur Anda dengan aksi konyol para Wolfpack yang bisa membuat Anda tertawa lepas. The Hangover Part III akan tayang perdana mulai hari ini, 31 Mei 2013 di Cinema 21.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. Sinopsis Film - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger